DPP GAPEMBI

Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI), Alven Stony dalam diskusi publik 'MBG outlook: Masa Depan Gizi Anak Indonesia', Jakarta, Rabu (14/1/2026) (Foto: RRI/Yusuf Bagus)

Ketum GAPEMBI Beberkan Sulitnya Bangun SPPG

KBRN, Jakarta: Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI), Alven Stony menceritakan kesulitan pengusaha SPPG membangun dapur MBG. Bahkan, lanjut dia, akses pinjaman perbankan masih terbatas sejak awal program berjalan.

Alven mengatakan, minimnya dukungan pembiayaan memaksa pengusaha mencari modal di luar perbankan. Banyak anggota GAPEMBI meminjam dana ke keluarga, tetangga, hingga relasi.

“Banyak yang utang sana-sini, tetapi tidak bisa berutang di bank. Padahal ini program pemerintah yang sangat prioritas,” kata Alven dalam diskusi publik ‘MBG outlook: Masa Depan Gizi Anak Indonesia’, di Jakarta, Rabu (14/1/2026)

Menurutnya, pengusaha harus membangun dapur sebelum memperoleh izin dan kepastian administrasi. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha menanggung risiko besar sejak awal pelaksanaan.

Ia mengatakan, perbankan menilai bisnis SPPG tidak bankable pada tahap awal program. Menurutnya, jaminan anggota Gapembi sebenarnya lebih dari cukup untuk pembiayaan.

Ia menambahkan, perbankan baru menilai bisnis SPPG layak dibiayai pada Agustus 2025. Pembayaran MBG dilakukan di awal oleh Badan Gizi Nasional.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, program MBG aman karena pendanaannya dijamin APBN. Menurutnya, model bisnis SPPG menarik dengan sistem pembiayaan dilakukan di awal.

“Program MBG aman karena dijamin APBN dan pembiayaannya disiapkan pemerintah. Model bisnis SPPG menarik karena arus kas dilakukan di awal,” katanya dalam acara road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) 2026, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Selain itu, Airlangga mengatakan, program MBG berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Program tersebut diperkirakan menyerap hingga 3 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Sumber :

https://rri.co.id/makan-bergizi-gratis/2107513/ketum-gapembi-beberkan-sulitnya-bangun-sppg